Tampilkan postingan dengan label Situs Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Situs Sejarah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2016

Melihat Keindahan Monumen Nasional (MONAS) Malam Hari


Monumen Nasional (MONAS) atau Tugu Monas yang menjadi icon dari kota Jakarta menjadi tujuan wajib yang harus dilakukan saat berada di daerah Jakarta. Letak Monumen Nasional sangat strategis di tengah kota dan berdekatan dengan Masjid Istiqlal. 

Kawasan Monumen Nasional (MONAS) yang sangat luas karena tempat ini adalah icon dari DKI Jakarta. Monas terletak di lapangan medan merdeka jakarta pusat. Di kawasan monas dibeberapa sudutnya terdapat relief sejarah Indonesia dan di bagian dalamnya terdapat museum sejarah nasional, ruang kemerdekaan dan yang paling diminati pengunjung adalah pelataran puncak tugu monas.

Sekian banyak fasilitas tersebut hanya bisa pengunjung nikmati pada siang hari saja, pada malam harinya pengunjung hanya bisa berada di lapangan medan merdeka karena untuk tugunya sudah ditutup untuk umum. Walaupun begitu keindahan monas pada malam hari juga tidak kalah indahnya dengan siang hari.

Monas
Tugu Monas Malam Hari
Pada malam hari monumen nasional semakin indah dengan sorotan cahaya warna-warni yang dapat berubah setiap menitnya. Dari kejauhan monumen ini terlihat kokoh berdiri tegak seakan-akan bersaing dengan gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Tugu monas
Tugu Monas Malam Hari
Ketika saya dan teman-teman kesana memang sangat sepi karena waktu itu yang paling ramai dikunjungi cuma di sebagian sudut monas saja. Namun dengan begitu kita lebih bebas mendokumentasikan setiap aksi kita disana.

Tugu monas

Tugu monas

Tugu monas

Setiap moment disana tidak akan pernah kembali tetapi setidaknya kita masih memiliki dokumentasi yang bisa membuat kita kembali ke waktu disaat mendokumentasikan moment tersebut. Tugu Monas yang menjadi icon DKI Jakarta dengan segala keindahannya merupakan tempat yang bisa kita pilih untuk menghabiskan malam di kota terpadat di Indonesia tersebut.

Jumat, 15 Juli 2016

Petualangan Menemukan Gua Gelang Agung Melirang yang Tersembunyi di Gresik

Mendengar kata Gua Gelang Agung di Desa Melirang mungkin hal itu salah satu tempat yang sangat tabu di telinga kita. Maklum karena Gua Gelang Agung belum banyak yang mengetahui dan masih minimnya informasi tentang tempat ini. Sebuah tempat yang tersembunyi di Desa Melirang Kec. Bungah Gresik tidak banyak yang tau, bahkan saya sendiri yang orang Gresik tidak mengetahuinya kalau disana terdapat sebuah Gua yang bernama Gua Gelang Agung. Gua Gelang Agung yang dikenal sangat mistis ini tersembunyi di sebuah daerah bekas tambang yang sudah dibiarkan menjadi lahan tidur dan dipenuhi dengan semak belukar dan hampir tidak terlihat kalau disitu terdapat Gua. Berbekal informasi yang sangat minim, disini kalian akan saya tunjukkan pengalaman travelling bersama teman-teman untuk menemukan dimana keberadaan Gua Gelang Agung ini.

Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Gua Gelang Agung di Desa Melirang, Bungah

Dengan diawali perjalanan tanpa tujuan bersama 3 sahabat saya, perjalanan mengunjungi Gua Gelang Agung ini adalah lanjutan dari travelling seharian kami. Setelah mengunjungi beberapa tempat sebelumnya di daerah Bungah Gresik, teman saya yang berdomisili di daerah tersebut mengajak kami untuk mengunjungi Gua Gelang Agung yang ada di Desa Melirang. Memasuki daerah perumahan, perjalanan berlanjut ke tempat perbukitan kecil dengan jalan setapak yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Kalau saya perhatikan tempat disekitar Gua Gelang Agung adalah lahan tidur yang sudah tidak diperhatikan lagi oleh pemiliknya.

Menyusuri daerah tersebut sempat bertanya beberapa kali ke penduduk sekitar yang kebetulan pada waktu sedang mencari rumput disana. Setelah agak lama keliling akhirnya bisa juga menemukan lokasi keberadaan Gua Gelang Agung. Ternyata dibalik semak belukar terdapat sebuah lubang agak besar yang tersembunyi dan memang tempat itulah yang dinamakan Gua Gelang Agung, namun apabila kalian bertanya kepada masyarakat sekitar sebaiknya bertanya lokasi Gua Melirang jangan Gua Gelang Agung karena disana mereka lebih mengenal tempat tersebut dengan nama Gua Melirang.

Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Depan Gua Gelang Agung Desa Melirang, Bungah
Menurut warga sekitar Gua Melirang sangat angker sehingga banyak orang yang tidak berani memasukinya. Ditambah lagi menurut teman saya Gua Melirang ini juga dulunya pernah dijadikan tempat untuk uji nyali. Melihat tempat ini dari atas memang membuat siapapun yang melihatnya akan mengurungkan diri untuk berada di dalamnya. Dengan rasa takut dan penasaran akan tempat ini, kami akhirnya memberanikan diri untuk turun kebawah namun dengan sangat hati-hati dan menjaga setiap ucapan dan tingkah laku ketika berada di Gua Gelang Agung.

Memasuki Gua Gelang Agung kita diharuskan untuk berhati-hati ketika melangkah menuruni jalan setapak menuju mulut gua. Sesampainya di mulut gua kita harus turun lagi untuk bisa sampai di dalam gua.
Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Mulut Gua Gelang Agung di Desa Melirang, Bungah
Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Mulut Gua Gelang Agung di Desa Melirang, Bungah
Dari mulut gua sudah terasa merindingnya tapi semua itu sedikit sirna tertutup oleh rasa penasaran kami untuk melihat setiap sudut dari Gua Melirang. Di dalam gua tampak begitu gelap dan dinding gua yang berbentuk persegi bekas galian tambang. Selain itu banyak juga kelelawar berterbangan yang menandakan tempat ini dijadikan sarang kelelawar untuk berkembang biak.

Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Gua Gelang Agung di Desa Mleirang, Bungah
Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Gua Gelang Agung di Desa Melirang, Bungah
Gua gelang agung desa melirang, wisata alam di kecamatan bungah kabupaten gresik
Gua Gelang Agung di Desa Melirang, Bungah

Biarpun rasa takut itu sedikit menghilang namun petualangan kami pada waktu hanya sebatas melihat-lihat dan mengamati sekitar Gua Gelang Agung tanpa berjalan lebih jauh untuk melihat setiap lorong gelap yang ada disana. Berada di dalam gua lama kelamaan semakin tidak nyaman dan kamipun menyudahinya untuk segera kembali sebelum matahari terbenam.

Dan seperti itulah kiranya perjalanan kami mengeksplor Gua Gelang Agung memang agak menantang dikarenakan tempat ini yang sudah jarang sekali didatengi oleh pengunjung atau warga sekitar. Namun dengan begitu tempat ini menjadi tetap asri dan terjaga kebersihannya dari para pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Dengan mengeksplor tempat ini setidaknya semakin bertambah tempat-tempat wisata alam yang indah di Gresik yang dulunya tersembunyi kini sedikit demi sedikit enampakkan pesonanya.

Jumat, 04 Maret 2016

Nuansa Gothic Makam Peneleh "De Begraafplaats Peneleh Soerabaja"

Tahukah kalian kalau di Surabaya ada sebuah tempat peninggalan sejarah yang sangat keren sekali. Apalagi untuk pemotretan yang menginginkan nuansa horror ataupun gothic yang sama dengan tempat luar negeri, kalian tidak perlu jauh-jauh keluar negeri karena di Kota Pahlawan Surabaya ada. Nama tempat tersebut adalah sebuah pemakaman peninggalan pada masa kolonial Belanda yang disebut De Begraafplaants Peneleh Soerabaja atau Makam Peneleh.

De Begraafplaants Peneleh Soerabaja atau Makam Peneleh Surabaya ini termasuk dalam pengelolaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya di Jalan Peneleh. Untuk mengenal lebih jauh tempat ini, saya dan teman-teman kuliah mencari lokasi ini dengan susah payah karena letaknya yang cukup tersembunyi. Pengalaman saya mengunjungi tempat ini sudah lama sekali sekitar tiga tahun yang lalu. Ini adalah dokumentasi peninggalan travelling pada masa-masa kuliah dahulu.


De begraafplaants peneleh soerabaja
De Begraafplaants Peneleh Soerabaja
Dokumentasi yang saya temukan ini tidak begitu banyak tetapi setidaknya bisa menggambarkan sedikit tentang tempat Makam Peneleh. Waktu memasuki makam ini nuansa gothic sangat kental karena ini merupakan sebuah tempat pemakaman bangsawan Belanda sehingga ornamen-ornamen dan strukturnya dengan dihiasi patung dan relief sesuai bangunan yang ada di negara sana.

De begraafplaants peneleh soerabaja
De Begraafplaants Peneleh Soerabaja
Sebenarnya tempat ini sangat kereen dan sangat cocok untuk praweeding yang menginginkan bergaya gothic. Namun tempat ini tidak begitu terawat dan banyak hewan ternak warga yang dibiarkan berkeliaran di tempat makam peneleh. De Begraafplaants Peneleh Soerabaja bisa saja menjadi destinasi tujuan cagar budaya yang begitu dicari jika pengelolaan dari tempat ini dilakukan dengan sungguh-sungguh. Mungkin sedikit gambaran yang dapat saya share disini, tapi inilah sisa-sisa memori travelling saya pada waktu kuliah dulu. Thanks to my best friend Hendric, Dwiayu, Hanif.

Sabtu, 20 Februari 2016

Mengenang Masa Lalu di Istana Gebang Tempat Tinggal Orang Tua Bung Karno

Perjalanan yang cukup melelahkan dari Gresik ke Blitar akhirnya teruju ke Istana Gebang. Keadaan yang semakin sore dengan semakin meredupnya cahaya matahari maka saya dari Makam Bung Karno langsung bergegas untuk menuju ke Istana Gebang. Dengan informasi dari masyarakat sekitar dan abntuan dari GPS sampailah di tempar tersebut.

Dengan terburu-buru ternyata keberuntungan masih memihak karena waktu itu kitalah yang terakhir mengunjungi tempat itu sebelum akhirnya ditutup. Keberadaan Istana Gebang ini tidaklah jauh dari lokasi Makam Bung Karno yang berjarak sekitar 2 Km dan hanya membutuhkan waktu bebrapa menit saja.

Adapun tepatnya lokasi Istana Gebang terletak di Jl. Sultan Agung No 69 Kota Blitar.

    

Memasuki tempat ini arsitektur bentuk bangunan tempo dulu sangat kental dan masih terawat dengan baik. Di bagian halaman Istana kita seakan-akan berada pada masa itu dimana rumah utama dan semua bangunan yang mengelilingi Istana Gebang ini masih asli. Dari bagian luar saja sudah membuat saya berkesan apalagi bagian dalam rumah tersebut.

Istana gebang
Istana Gebang
Istana gebang
Istana Gebang
Di dalam rumah tempat tinggal orang tua Bung Karno kita diharuskan untuk mengisi buku tamu dan dilarang untuk menyentuh setiap koleksi yang ada di tempat ini agar tetap terjaga. Beberapa bagian yang ada di rumah ini terdapat ruang utama, ruang kamar tidur, tempat meja kerja yang masih lengkap dengan segala perabotannya.

Istana gebang
Istana Gebang
Istana gebang
Istana Gebang

Istana gebang
Istana Gebang
Istana gebang
Istana Gebang
Melihat sekeliling Istana Gebang dan berbagai informasi sejarah yang saya dapat semakin menambah wawasan saya tentang bangsa ini. Berbagai bukti sejarah yang masih tersimpan di tempat ini sangat diperlukan agar sebagai generasi penerus kita bisa mencontoh dan tidak melupakan sejarah dari bangsa ini. Istana Gebang sebagai tempat tinggal orang tua Bung Karno merupakan destinasi wisata sejarah yang wajib untuk dikunjungi di daerah Kabupaten Blitar.
Istana gebang
Istana Gebang




Selasa, 05 Januari 2016

Melihat Sejenak Benteng Vredeburg Yogyakarta

Keberadaan Benteng Vredeburg yang tidak jauh dari kawasan jalan Malioboro merupakan alasan saya untuk melihat sejenak benteng tersebut ketika saya berada di Yogyakarta. Sejarah dari benteng ini yang menyebutkan bahwa pada saat itu kekhawatiran dari pihak Pemerintahan Belanda yang melihat kemajuan pesat dari kraton yang dipimpin oleh Sultan Hamengku Buwono I. Dari kekhawatiran tersebut maka Pemerintahan Belanda mengusulkan kepada pihak Kraton dengan alasan untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar Kraton, padahal hal ini hanyalah alasan yang menutupi alasan yang sebenarnya. Pemerintah Belanda sebenarnya memiliki maksud untuk memudahkan mengontrol maupun mengawasi segala perkembangan yang terjadi di lingkungan Kraton.

Benteng vredeburg
Benteng Vredeburg
Sejarah dari Benteng Vredeburg memang tidak boleh kita lupakan. Dengan mengetahui sejarahnya kita akan tahu latar belakang dibalik berdirinya Benteng Vredeburg. Fungsi dari benteng ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan masa sejarah dulu, kini benteng Vredeburg dijadikan sebuah museum khusus perjuangan nasional dan menjadi salah satu destinasi tujuan wisata sejarah yang ada di Yogyakarta.
Benteng Vredeburg berada di Jl. Jend. A. Yani No 6 Jogjakarta didepan gedung agung sekitar 500 meter dari kawasan Malioboro.

 Kunjungan saya waktu itu kurang pas karena saya lakukan pada saat pagi hari, dimana Benteng Vredeburg tersebut belum dibuka sehingga hanya bisa melihat sejenak benteng tersebut dari luar. Walaupun tidak sempat untuk masuk Benteng Vredeburg, saya tidak menyia-nyiakan moment tersebut untuk mendokumentasikan beberapa bagian benteng tersebut.

Benteng vredeburg
Benteng Vredeburg
Benteng vredeburg
Benteng Vredeburg
View di samping kanan dan kiri bagian Benteng Vredeburg

Benteng vredeburg
Tampak Sebelah Kanan Benteng Vredeburg
Benteng vredeburg
Benteng Vredeburg
Pengalaman kunjungan saya untuk melihat sejenak Benteng Vredeburg ini setidaknya bisa membantu para wisatawan lainnya untuk mengenalkan keberadaan tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta khusunya di kawasan Jl Malioboro

Senin, 04 Januari 2016

Ziarah ke Makam Bung Karno di Kabupaten Blitar

Sebagai Presiden Pertama Bangsa Indonesia yang memiliki peranan penting dalam memerdekakan bangsa ini dari tangan penjajah. Sangat besarnya jasa beliau dan kharisma yang dimilikinya tidak pernah hilang ditelan waktu sekalipun beliau telah tiada. Hal ini terbukti dari tidak pernah sepinya kunjungan dari para wisatawan yang berziarah ke Makam Bung Karno yang berada di daerah Kabupaten Blitar.

Makam bung karno
Makam Ir. Soekarno
Keberadaan komplek Makam Bung Karno terletak di sebelah utara Kota Blitar yang berada di Jalan Ir. Soekarnodi daerah Bandogenit Kecamatan Sananwetan.

     

Untuk menuju ke Makam Bung Karno sangatlah mudah karena tempat ini merupakan Icon dari Kota Blitar sehingga terdapat banyak penunjuk jalan sangat membantu bagi para pengunjung yang berasal dari luar daerah.

Perjalanan saya untuk mengunjungi tempat wisata di daerah di Kabupaten Tulungagung mengantarkan saya untuk berziarah ke Makam Bung Karno yang ada di daerah Kabupaten Blitar. Rute perjalanan yang saya lalui untuk sampai di lokasi tujuan salah satunya adalah melewati Kabupaten Blitar dengan melewati beberapa daerah lainnya.

Rute: Balongpanggang (Gresik) - Mojokerto - Wonosalam (Jombang) - Kediri - Blitar

Pejalanan yang cukup melelahkan tersebut saya awali dengan mengunjungi tempat wisata yang ada di Kabupaten Blitar yakni kompleks Candi Penataran dan berlanjut berziarah ke Makam Bung Karno. Di bagian pintu masuk yang menghubungkan daerah pemakaman dan musium terdapat sebuah gapura.

Makam bung karno
Makam Ir. Soekarno
Memasuki komplek pemakaman saya langsung menuju ke makam beliau dengan mendoakan beliau dan berterima kasih besarnya jasa beliau terhadap bangsa ini.

Makam bung karno
Makam Ir. Soekarno
Ketika kita berada di area Makam Bung Karno kita akan disambut ramah oleh penjaga makam dan mempersilahkan kita untuk bergantian berdoa di makam beliau. Penjaga tersebut juga dengan senang hati akan menceritakan semua yang diketahuinya tentang kompleks pemakaman ini.

Setelah berziarah kita bisa mengelilingi kompleks makam dan mengabadikan setiap moment yang kita peroleh ketika berziarah ke tempat Makam Bung Karno. Beberapa dokumentasi yang dapat saya share disini adalah sebagai berikut.
Patung bung karno
Patung Ir. Soekarno
Makam bung karno
Makam Ir. Soekarno
Di halaman depan komplek makam Bung Karno kita bisa melihat adanya gong besar yang disebut sebagai Gong Perdamaian.

Gong perdamaian
Gong Perdamaian
Berziarah ke Makam Bung Karno mengingatkan kita akan betapa beratnya perjuangan yang dilakukan oleh Beliau untuk memerdekakan bangsa ini. Kita sebagai generasi penerus bangsa tidak boleh hanya tinggal diam tanpa harus melakukan apapun untuk bangsa ini.

TERIMA KASIH Sang Proklamator Kemerdekaan, Pahlawan Revolusi, Penyambung Lidah Rakyat dialah Bpk Ir. Soekarno



Minggu, 25 Oktober 2015

Peninggalan Sejarah Menara Syahbandar dari Masa Kolonial Belanda

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Setelah mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa, perjalanan mengunjungi tempat-tempat bersejarah kami lanjutan menuju ke sebuah menara tua yang tidak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Untuk menuju ke menara tersebut dapat di tempuh dengan berjalan kaki kurang lebih 500 M melewati dua buah Jembatan.

Dan tentunya pada waktu saya tempuh jalan kaki dengan teman-teman saya sambil melihat dan merasakan hiruk pikunya Kota Jakarta.

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Menara tersebut terletak di sudut Jalan Pakin dan Jalan Pasar Ikan daerah Sunda Kelapa. Menara ini disebut sebagai Menara Syahbandar yang dahulu bernama "de uitkijk".

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Menara yang dibangun pada tahun 1839 termasuk dalam peninggalan sejarah pada zaman kolonial belanda. Menara Syahbandar merupakan bagian dari benteng dan digunakan sebagai menara pertahanan dan lama kelamaan beralih fungsi menjadi menara pemantau. Memasuki Menara Syahbandar kita akan menaiki beberapa anak tangga untuk bisa sampai ke puncak menara.

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Didalam menara seluruh bagian dari anak tangga terbuat dari kayu dan di cat warna merah. Beberapa sudut di dalam menara terdapat lukisan-lukisan yang menggambarkan kondisi dan kegiatan masyarakat sekitar pada waktu itu.

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Salah satu lukisan tersebut adalah lukisan pada saat rakyat pribumi melihat kedatangan kapal uap milik bangsa Portugis yang memasuki daerah Sunda Kelapa. Selain terdapat beberapa lukisan, di menara ini juga kita bisa melihat daerah sekitar dengan jelas dari ketinggian. Dibawah ini adalah beberapa sudut pandang yang dapat kita lihat dari atas Menara Syahbandar.

Menara syahbandar
Pelabuhan Sunda Kelapa
Menara syahbandar
Museum Bahari
Selain bangunan utama Menara Syahbandar, ditampat ini juga terdapat sebuah bangunan lagi yang masih satu komplek dengan menara.

Menara syahbandar
Menara Syahbandar
Menara Syahbandar ini sudah dikelola oleh Pemerintah setempat dan menjadi satu paket wisata dengan Museum Bahari. Untuk memasuki menara ini pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 5000, dan sudah termasuk tiket masuk ke kawasan Museum Bahari.

Jalan-Jalan ke Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Di hari kedua di Ibu Kota Jakarta mengantarkan kami ke salah satu pelabuhan tertua di Indonesia, Pelabuhan Sunda Kelapa namanya. Pelabuhan yang masih mempertahankan ciri khas keasliannya dengan deretan perahu-perahu tradisonal yang bersandar di pelabuhan ini.

Dari keistimewaan dan sejarah yang melekat di pelabuhan ini merupakan alasan untuk mengetahui lebih jauh tentang keunikan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa yang terletak di daerah Kelurahan Penjaringan, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Menurut sejarah Sunda Kelapa menjadi cikal bakal terbentuknya Kota Jakarta, hal ini berdasarkan pada peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 22 Juni 1527. Pada waktu itu Kerajaan Demak telah menganggap bahwa perjanjian persahabatan Sunda-Portugal merupakan sebuah provokasi dan menjadi suatu ancaman bagi Kerajaan Demak. Berdasarkan persepsi tersebut maka Kerajaan Demak yang dibantu Cirebon menugaskan Fatahillah untuk mengusir bangsa portugis. Tepat pada tanggal 22 Juni 1527 Kerajaan Demak berhasil mengusir bangsa Portugis dari Sunda Kelapa dan merubahnya menjadi Jayakarta yang berarti "kemenangan yang diraih oleh perbuaran dan usaha. Dengan berhasilnya Kerajaan Demak tersebut maka peristiwa pada tanggal 22 Juni 1527 tersebut sebagai hari jadi Kota Jakarta.

Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Peristiwa bersejarah dari adanya Pelabuhan Sunda Kelapa inilah yang membuat tempat ini menjadi daerah tujuan wisata bersejarah di Ibu Kota Jakarta. Walaupun tempat ini sudah berubah tetapi daya tariknya tetap bertahan hal ini terlihat dari adanya wisatawan yang datang dari berbagai daerah bahkan banyak juga yang datang dari wisatawan asing.

Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan sunda kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa
Setiap sudut dari pelabuhan ini hanya terlihat perahu-perahu kayu yang berukuran besar yang terjejer rapi serta aktivitas bongkar muat yang menggunakan alat sederhana yang dirakit sesuai dengan kebutuhan. Berjalan di area Pelabuhan Sunda Kelapa seperti berada di pelabuhan zaman dahulu, namun yg membedakan adalah barang-barang yang diangkut dan adanya gedung-gedung modern di sekitar pelabuhan.

Rabu, 07 Oktober 2015

Komplek Peninggalan Sejarah Candi Penataran Kota Blitar

Candi penataran
Komplek Candi Penataran
Tambahan referensi tempat wisata merupakan tujuan utama dari adanya blog Travpacker_Indo ini. Untuk itu setiap daerah yang saya lewati dan singgahi semuanya memiliki potensi tempat wisata yang beragam. Salah satu tempat tersebut adalah di daerah Kabupaten Blitar yang mana termasuk dalam jalur yang saya lalui pada saat travelling untuk menuju ke Tulungagung tepatnya di wisata Kedung Tumpang. 


Saat singgah di Kabupaten Blitar maka saya langsung mencari destinasi wisata di disana. Pertama tempat wisata yang saya kunjungi adalah Komplek Candi Penataran. Komplek peninggalan sejarah Candi Penataran ini berada di Desa Penataran Kecamatan Nglego Kabupaten Blitar.

Candi penataran
Candi Penataran
Memasuki area komplek candi kita melihat beberapa halaman yang terdiri dari tiga bagian. Di bagian pertama komplek candi kita akan disambut oleh dua buah arca Dwarapala.

Candi penataran
Komplek Candi Penataran
Kedua Arca tersebut adalah sebagai penjaga pintu masuk menuju Komplek Candi Penataran. Di bagian ini terdapat bale agung dan sebuah bagunan candi yang disebut sebagai Candi Angka Tahun yang berangka tahun 1291 Saka/1365 Masehi. Candi ini juga dikenal sebagai Candi Brawijaya karena Candi ini digunakan sebagai lambang Kodam Brawijaya V.

Candi angka tahun
Candi Angka Tahun
Sedangkan pada bagian tengah Komplek Candi Penataran kita akan melihat bangunan Candi lagi. Bangunan ini yang dikenal sebagai Candi Naga.

Candi naga
Candi Naga
Struktur bangunan dari Candi Naga terlihat dililit oleh Naga dan di sangga (topang) oleh tokoh-tokoh berbusana raya seperti raja sebanyak 9 buah. Masing-masing tokoh tersebut berada di sudut-sudut bangunan Candi.
Pada bagian belakang komplek peninggalan sejarah Candi Penataran merupakan bangunan utama Candi Penataran. Di bagian utama bangunan Candi Penataran berbentuk seperti Piramida Berundak.

Candi penataran
Bangunan Utama Candi Penataran
Candi penataran
Bangunan Utama Candi Penataran
Komplek Candi Panataran yang memiliki fungsi sebagai tempat pemujaan pada zamannya merupakan bukti sejarah dari bangsa ini yang harus tetep dilestarikan. Menurut sejarah komplek bangunan Candi Penataran didirikan secara bertahap sejak abad ke XII M sampai XV M dari masa Kerajaan Kediri, Kerajaan Singasari sampai pada masa Kerajaan Majapahit.

Sekilas pengetahuan sejarah Komplek Candi Penataran semoga dapat semakin menambah wawasan kita akan kayanya sejarah bangsa ini. Peninggalan-peninggalan sejarah seperti ini menjadi tujuan wisata yang sangat berpotensi karena sebagai sarana edukasi bagi para pelajar dan wisatawan.