Minggu, 16 April 2017

Malam Singkat di Paralayang Gunung Banyak Dengan Menikmati Keindahan Kota Batu Malang Dari Ketinggian

Malang lagi, Batu lagi dan seterusnya. Dua daerah inilah yang semakin hari semakin hits di media sosial khusunya untuk potensi wisatanya. Sedikit banyak bahkan cenderung banyak sekali jika kita menyebutkan tentang keindahan dua daerah tersebut. Mungkin sudah sekitar 10x lebih mengunjunginya dari mulai tahun 2007an sampai sekarang. Banyak kisah dan kesan yang didapat ketika berada ataupun menuju kesana. Dari beberapa kisah dan kesan itu, kini Keindahan Kota Batu Malam Hari yang saya lihat dan rasakan dari ketinggian di lokasi wisata paralayang gunung banyak. Untuk lebih jelasnya cerita dan gambar di bawah ini yang akan berbicara.

Keindahan kota batu malang dari ketinggian gunung banyak
Kota Batu Malang dari Ketinggian
Sebelum sampai di atas Gunung Banyak, awal mulanya perjalanan kesana sekedar obrolan biasa dan cenderung tidak pentinglah. Namun dari obrolan yang tidak penting muncul ide untuk jalan-jalan rame-rame dan kebetulan pada waktu itu teman-teman pada di rumah semua. Sekedar obrolan biasa itu akhirnya menghasilkan satu keputusan mufakat untuk travelling dengan memanfaatkan jasa rental mobil yang ada namun untuk tujuannya masih berupa rumusan belum sampai pada tahap final.

Singkat cerita kendaraan sudah didapat dan anggota travelling sudah memenuhi kuota akhirnya mulailah perjalannya. Di dalam perjalanan munculah kegelauan dikarenakan tujuannya yang belum juga menemui titik temu. Masing-masing anggota di dalam mobil berargumen dari tujuan Banyuwangi, Trenggalek, Probolinggo, dan berujung pada satu kesepakatan bersama yang memutuskan kalau tujuannya adalah Kota Batu Malang tepatnya ke Wisata Paralayang di Gunung Banyak.

Perjalanan pada itu memanfaatkan jalur di bagian barat dengan melewati Mojokerto, Jombang, Pujon, dan Kota Batu. Ditengah-tengah perjalanan armada kami membutuhkan asupan tenaga dan berhentilah di salah satu stasiun pengisian bahan bakar di daerah Kab. Jombang. Sambil menunggu tentunya tidak terlupakan untuk mengabadikan moment travelling, otw, jalan-jalan ataupun apalah sebutannya yang penting eksis dulu biar hits. Wkwkwkwkwk

Malam hari di gunung banyak
Di Sekitar SPBU
Bahan bakar sudah terisi dokumen foto dan sosial media sudah terisi berlanjut lagi meneruskan travelling ke Wisata Paralayang Gunung Banyak Kota Batu sambil menikmati perjalanan tentunya. Oh iya pada waktu itu anggota jalan-jalannya 9 orang. Anggota memang sengaja dimaksimalkan untuk membantu menekan biaya serendah dan sebersahabat mungkin dengan kantong.

Menempuh perjalanan beberapa Km dan beberapa Jam perjalanan tidak terasa matahari sudah tidak menampakkan dirinya dan hawa dingin Kota Batu mulai terasa. Waktu itu memang sengaja kami tidak menyalakan AC mobil karena ingin merasakan hawa dingin yang dihasilkan oleh alam dan udara sejuk yang menemani selama perjalanan di kawasan Pujon.

Malam haripun tiba dan tiba pulalah waktu untuk mengisi perut sambil mengistirahatkan moda transportasi kami agar nantinya kuat untuk melintasi jalur menuju Gunung Banyak. Waktu itu kami makan di Soto Poedjon Mbah Dju yang sudah melegenda sejak tahun 1959. Padahal sebenarnya ke tempat legenda ini merupakan suatu ketidaksengajaan.
Soto poedjon mbah dju
Soto Poedjon Legenda Mbah Dju Sejak 1959
Isi perut, tenaga, armada kini sudah kembali dan siap untuk perjalanan berat untuk melintasi Gunung Banyak menuju tempat paralayang.

Tanjakan demi tanjakan dan belokan demi belokan berlalu berujung pada pemberhentian masuk kawasan paralayang. Perjalananpun sampai di tempat tujuan dan mulailah mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengabadikan setiap moment nantinya di atas sana. Pertama melihat disekeliling tampak kabut mulai berdatangan dan tentunya sedikit kecewa karena ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Namun hal itu tidak menyurutkan niat kita untuk melihat keindahan Kota Batu dan mulailah keliling tidak jelas sambil menahan dinginnya hawa di Kota Batu dari ketinggian.

Sabar menanti kabut menghilang, sabar menunggu angin datang dan akhirnya sabar itu membuahkan hasil. Perlahan-perlahan keindahan Kota Batu Malam hari dari atas Gunung Banyak mulai menampakkan diri dan jujur pada waktu sempat terdiam antara kagum, bahagia, bangga semua menjadi satu selama beberapa menit.

Keindahan kota batu di malam hari dari gunung banyak
Keindahan Kota Batu di Malam Hari
Setelah beberapa menit terdiam lanjut mengabadikan keindahan luas dan gemerlapnya Kota Batu Malang. Kesempatan inilah yang memang ditunggu-tunggu sejak kabut tebal menyelimuti Gunung Banyak.

Keindahan kota batu pada malam hari dari gunung banyak
Teruslah Berkibar Sang Saka Merah Putih

Kota batu malang pada malam hari dari ketinggian
Lanjut Pernarsisan Rame-Rame
Puas berfoto dan memandang keindahan Kota Batu ternyata belum juga memuaskan kami untuk travelling dan akhirnya perjalan berlanjut ke Alun-Alun Kota Batu. Mampir sejenak ke Alun-Alun Kota Batu bertujuan untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan kembali perjalanan untuk pulang.
Alun-alun kota batu malang
Alun-Alun Kota Batu
Namun tentunya tidak ketika berada di Alun-Alun Kota Batu jangan sampai melewatkan kuliner Pos Ketan yang melegenda. 

Tidak terasa waktu sudah semakin larut dan perjalanan keliling Kota Batu waktu itu ditutup dengan perjalanan pulang kembali melewati arah timur dengan melalui Kab Pasuruan dan sampai bertemu lagi di episode-episode perjalanan travelling lainnya.

Minggu, 12 Maret 2017

Perjuangan Panjang Menuju Air Terjun Coban Rais Malang

Kota Batu Malang, kota dengan sejuta wisatanya ini benar-benar tidak pernah habis tempat wisatanya. Semakin hari semakin banyak pula bermunculan wisata-wisata baru yang memiliki spot-spot kekinian. Spot kekinian akhir-akhir ini populer background alam pegunungan dengan tambahan sarana dan prasarana penunjang seperti ayunan, rumah kayu, garden dan masih banyak lainnya. Berbicara tentang spot-spot yang kekinian tersebut, tempat wisata alam Air Terjun Coban Rais menjadi salah satunya.

Informasi tentang hitsnya Air Terjun Coban Rais ini sudah tersebar di berbagai Social Media dan tentunya Travpacker_Indo ingin mengeksplor tempat tersebut. Dengan berbagai info yang didapat, seperti biasa Google Maps kami gunakan untuk menemukan lokasi dari Air Terjun Coban Rais.



Lokasi sudah didapat dan perjalanan kami mulai dari arah Gresik - Mojokerto - pacet - cangar - batu malang. Rute ini merupakan yang terdekat namun kondisi jalan kebanyakan turunan dan tanjakan ekstrem. Maklum karena jalur ini melewati daerah gunung arjuno dan tentunya di sepanjang jalur pacet - cangar mata kita akan dimanjakan alam pegunungan dengan hawa dinginnya.

Dengan perjalanan yang cukup menantang, pada akhirnya sampai juga di tempat tujuan yaitu lokasi wisata coban rais yang beralamat di daerah oro-oro ombo Kecamatan Batu, Kota Batu.
Coban rais kota batu
Coban Rais
Memasuki lokasi wisata harga tiket masuk sebesar Rp 7.500 (update terbaru Rp 10.000). Dari sinilah perjuangan panjang baru akan dimulai. Ekspetasi pertama tracking ke lokasi air terjun coban rais mungkin sekitar berjalan kaki sekitar setengah jam sudah sampai. Tetapi realitanya sangat berbedae 360�. Perjalanan tracking itu membutuhkan waktu sekitar 2 jam dan untuk jalurnya sendiri agak ekstrim dengan jalan setapak menelusuri hutan. Di jalur tersebut jalannya sangat kecil sehingga jika berpapasan harus bergantian terlebih dahulu.

Coban rais batu malang
Jalur Menuju Coban Rais
Ini merupakan salah satu jalurnya, tetapi jika takut ketinggian bisa lewat jalur lainnya. Namun tentunya agak jauh jaraknya. Jembatan ini adalah sebuah selokan buatan yang dibuat untuk mengalirkan air. Disini bagi yang suka tantangan dan pasti ingin mencoba jalur ini dengan melewati jembatan tersebut.
Coban rais kota batu malang
Jalur Menuju Coban Rais

Jalur coban rais kota hatu malang
Jalur Menuju Coban Rais
Jalur-jalur seperti diatas akan kita lalui sepanjang perjalanan dan terkadang kita juga harus melewati beberapa anak sungai. Untuk petunjuk arahnya belum maksimal jadi hanya terdapat beberapa papan petunjuk arah yang dibuat ala kadarnya. Perjalanan untuk sampai ke tujuan utama Coban Rais memang harap-harap cemas dan membutuhkan perjuangan ekstra. Disamping jalurnya yang masih alami, jalurnya juga sangat panjang sehingga dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk bisa sampai di air terjunnya.

Setelah berjalan kaki dengan perjuangan keras dan panjang akhirnya terdengar juga  suara air terjun dari kejauhan. Mendengar suara air terjun itu perjalanan kami percepat dengan harapan agar nantinya dapat mempersingkat waktu. Karena untuk kembali lagi membutuhkan waktu yang lama.

Penantian yang panjang itu akhirnya terjawab sudah, di depan mata kami sudah disambut indahnya air terjun Coban Rais. Sesampainya di lokasi kamipun melepas lelah terlebih dahulu sambil mengisi kembali tenaga yang sudah mulai menipis.

Coban rais kota batu malang
Coban Rais dari berbagai Sudut

Coban rais kota batu malang
Coban Rais dari berbagai Sudut
Di tempat air terjun Coban Rais ini kondisinya masih sangat alami dan terjaga kebersihannya karena tidak terlihat sampah disekelilingnya. Kondisi ini mungkin disebabkan belum banyaknya pengunjung yang bisa sampai kesini.

Air terjun coban rais kota batu malang
Air Terjun Coban Rais

Air terjun coban rais kota batu malang
Air Terjun Coban Rais
Air terjun coban rais kota batu malang
Air Terjun Coban Rais
Sedikit informasi diatas mungkin bisa membantu untuk menggambarkan kondisi di sana, Dan kami harap tempat ini kondisinya tidak berubah sampai kapanpun. Kontribusi dari kalian semua tentunya yang akan menentukan kedepannya. Be Smart Traveller.

Note:
- Jangan sampai salah kostum
Karena banyak saya jumpai disana yang menggunakan pakaian yang tidak semestinya dipergunakan untuk tracking dan ujung-ujungnya nanti akan mempersulit diri sendiri.
- Siapkan bekal yang cukup
Karena perjalanan tracking disana sangat panjang dan banyak menguras tenaga, ingat perjalanan ditempuh sekitar 2 JAM.
- Siapkan Budget Lebih
Karena disini bukan hanya air terjun saja wisatanya, disini juga ada ayunan, taman, dan lain-lain. Namun untuk menikmatinya kita harus mengeluarkan biaya lagi diluar tiket masuk utama.
- Amati Cuaca
Karena jika turun hujan jalur ini menjadi sangat ekstrim, banyak kejadian pengunjung sampai jatuh terpeleset akibat jalan begitu licin. Disamping itu jika turun hujan lebat sangat berbahaya dan lebih baik untuk kembali.
- Tetap Jagalah Alam Ini.
Karena ini merupakan kewajiban kita, jadi jangan sampai nantinya anak cucu kita cuma bisa mendengarkan dan melihatnya tanpa merasakan yang kalian rasakan.

Minggu, 08 Januari 2017

Ternyata di Surabaya Juga Ada Kampung Warna Warni

Desain unik sebuah kampung yang awal mulainya muncul di daerah Malang kini mulai menyebar ke beberapa daerah lainnya. Seperti Kampung Jodipan yang khusus didesain unik dengan memberikan warna warni di seluruh bagian exterior rumah dan sehingga dikenal dengan istilah kampung warna warni. Dengan seiring berkembangnya waktu ternyata desain tersebut kini juga diadopsi di Kota Pahlawan Surabaya. Tepatnya di daerah kawasan pesisir surabaya. Namanya kampung nelayan cumpat yang berdekatan dengan icon baru kota surabaya yaitu Jembatan Surabaya.
Kampung warna warni surabaya
Kampung Warna Warni Cumpat
Sebenarnya penemuan kampung ini memang tidak sengaja karena pada waktu itu travelling kami untuk mengeksplor Jembatan Surabaya, namun tidak disangka ternyata dari sebelah Jembatan Surabaya terdapat juga sebuah kampung memang di desain unik dengan memberikan warna warna yang berbeda di setiap rumahnya. Seketika itu juga terlintas kalau kampung ini mirip dengan kampung jodipan yang ada di Kabupaten Malang.


Lokasi kampung warna warni termasuk di Kelurahan Bulak Kecamatan Bulak Kota Surabaya dan berdekatan dengan Pantai Kenjeran Lama. Untuk menuju ke tempat ini juga sangat mudah, kalian tinggal search ajah di Google maps Jembatan Surabaya. Dari situ kalian bisa setting GPS agar di tunjukkan ke lokasi yang diinginkan.



Dengan bantuan GPS kalian bisa lebih cepat untuk sampai di Kampung Warna Warni Surabaya atau jika kalian masih ragu, kalian bisa ambil rute dari Surabaya ke arah Kenjeran Park yang baru kemudian lanjut perjalanan ke arah Kenjeran Lama dan lewat Jembatan Surabaya agar kalian mendapatkan view yang lebih bagus.

Baca Juga:

Memasuki Jembatan Surabaya juga bisa lewat arah Jl Sukolilo Larangan ataupun dari arah Jl Kenjeran Lama. Namun sangat disarankan untuk masuk dari arah Jl Kenjeran Lama karena kalian bisa membawa kendaraan untuk melewati jembatan. Untuk yang dari arah jl Sukolilo Larangan kalian akan di arahkan oleh warga sekitar untuk memarkirkan kendaraan dan akhirnya untuk ke area jembatan harus berjalan kaki.
Kampung warna warni surabaya
View dari atas Jembatan Surabaya
Kampung warna warni surabaya
Kampung Warna Warni Surabaya         
View-view yang akan kalian dapatkan di Jembatan Surabaya sangat bagus. Dari atas Jembatan Surabaya kalian juga bisa berselfie dengan background Kampung Warna Warni dan tentunya dari sini lebih luas viewnya. Dari sini juga kalian bisa melihat megah dan padatnya Kota Surabaya.

Dan untuk view keseluruhannya disini saya mendokumentasikannya dengan mode panorama. Dan hasilnya seperti yang terlihat dibawah ini.
Kampung warna warni surabaya
View Keseluruhan Kampung Warna Warni dari Jembatan Surabaya
Kampung warna warni surabaya
View Keseluruhan Kampung Warna Warni dari Jembatan Surabaya
Kampung warna warni memang terlihat jelas dari Jembatan Surabaya. Dan jika kalian ingin lebih dekat, kalian bisa mendatangi Kampung Warna Warni namun menurut info untuk masuk ke wialayah itu akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 2.000.

Note:
Sangat disarankan untuk memasuki area Jembatan Surabaya dari arah Jl Kenjeran Lama karena lebih efektif dan efisien.

Rabu, 04 Januari 2017

Mencari Keberadaan Surabaya North Quay

Sebenarnya tidak sedikit tempat-tempat wisata di Kota Pahlawan ini. Namun akhir-akhir ini muncul tempat baru yang mulai booming di media sosial yaitu suatu tempat di ujung utara Kota Surabaya. Tempat tersebut merupakan area PT Pelindo III dan dikenal dengan nama Surabaya North Quay. Berawal dari inilah sehingga muncul rencana untuk mencarinya dan tentunya mengeksplor lebih jauh agar bisa memberikan informasi tentang Surabaya North Quay.

Surabaya north quay
Surabaya North Quay
Seperti biasanya rencana untuk ke Surabaya North Quay memang sudah ada tetapi hari H nya selalu tidak bisa ditentukan dan terkadang terkesan langsung ajah kesana tanpa berfikir panjang. Pada liburan tahun baru kemarin, spontan terpikirkan untuk ke Kota Pahlawan dan waktu itu selama perjalanan belum tau mau kemananya. Sampai memasuki daerah surabaya akhirnya disepakati kalau perjalanan kali ini untuk mencari mendatangi Surabaya North Quay. Namanya juga travelling jadi tujuan itu terkadang muncul pada waktu perjalanan dilakukan.

Dengan tujuan tersebut maka untuk mempermudah mencari Surabaya North Quay mulailah mencari informasi, browsing informasi tentang tempat ini dan tentunya mengandalkan google maps untuk menemukan lokasinya.



Melalui google maps ternyata Surabaya North Quay sudah terdeteksi sehingga hal ini semakin memudahkan untuk menemukannya. Dari informasi yang didapat Surabaya North Quay berada di pelabuhan tanjung perak jadi perjalanan mengarah ke utara surabaya.

Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Perak perjalanan sempat terhenti karena memastikan terlebih dahulu kalau kendaraan roda dua bisa memasuki area tersebut. Maklum karena baru pertama kali masuk area Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Setelah mengamati ternyata setiap pengunjung bisa masuk area pelabuhan tanpa harus membayar tiket masuk Surabaya North Quay. Disini kita dikenakan biaya retribusi pelabuhan sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua (motor) dan Rp 7.500 untuk kendaraan roda empat (mobil).

Surabaya north quay
Area Pelabuhan Tanjung Perak "Pintu Masuk Surabaya North Quay"
Dari sini barulah kita memarkirkan kendaraan dan mulai masuk Surabaya North Quay yang mana tempat itu satu bangunan dengan Gapura Surya Nusantara. Surabaya North Quay terletak di lantai dua dan tiga terminal Gapura Surya Nusantara.

Surabaya north quay
Surabaya North Quay
Surabaya north quay
Surabaya North Quay

Diatas terminal kalian bisa berkeliling kesetiap sudut bangunan dan melihat hiruk pikuk aktivitas pelabuhan dari atas. Dari sini juga kalian bisa melihat berbagai macam kapal yang bersandar maupun sedang berlayar dilautan.

Surabaya north quay
Sudut lain Surabaya North Quay
Dan menurut info terkadang terdapat juga kapal pesiar yang bersandar sehingga kalian bisa memanfaatkan moment tersebut untuk mendokumentasikannya. Jadi jika kalian ingin melihat kapal pesiar datanglah pada hari senin karena menurut info kapal pesiar bersandar setiap hari senin.

Minggu, 01 Januari 2017

Rumah Pohon Taman Dayu

Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Rumah Pohon yang biasanya ada di cerita dongeng kini bisa kita jumpai di dunia nyata. Rumah pohon itu kini dijadikan sebagai tujuan wisata dan disewakan untuk umum. Keberadaan rumah pohon yang dijadikan tujuan wisata maupun penginapan yang sangat jarang kita temui merupakan alasan yang mendasari mengapa saya mencari tahunya. Rumah pohon di daerah Jawa Timur terdapat di dua tempat yaitu Malang dan Pasuruan.
Baca Juga:


Dari kedua alternatif daerah tersebut akhirnya tertuju pada Rumah Pohon yang berada di daerah kompleks Taman Dayu Kabupaten Pasuruan. Rumah pohon ini sudah sangat terkenal disana sehingga untuk menjangkaunya juga sangatlah mudah karena masih termasuk dalam kompleks Taman Dayu.

Rumah pohon taman dayu
Jalan Menuju Rumah Pohon di Kompleks Taman Dayu
Akses jalan yang kita lalui untuk menuju ke lokasi tujuan sangat memadai, namun sampai di daerah sekitar rumah pohon tidak begitu memadai dan kondisinya menanjak. Kondisi ini dikarenan Kompleks Rumah Pohon adalah jalan paling ujung dan berada di daerah pegunungan. Memasuki daerah kompleks Taman Dayu kita harus menempuh jarak sejauh sekitar 3 Km untuk bisa sampai ke Rumah Pohon yang kita datangi.


Sampai di kompleks Rumah Pohon suasananya sejuk, adem dan dikelilingi Pohon-pohon Pinus yang sangat lebat. Rumah Pohon ini disewakan untuk umum dengan kapasitas max 8 orang dengan fasilitas satu Rumah Pohon dengan kamar mandi umum yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.

Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Hasil dokumantasi diatas menunjukkan bagaimana bentuk dari Rumah Kayu tersebut. Sedangkan untuk suasana disana sangat rekomended untuk dijadikan tempat menginap jika ingin merasakan sensasi Rumah Pohon dan sensasi berada di alam bebas.

Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Rumah pohon taman dayu
Rumah Pohon Taman Dayu
Untuk Rincian daftar harga per malam dapat dikonfirmasi ke petugas keamanan yang sedang bertugas disana. Dari informasi yang saya dapatkan bahwa rincian biaya dan fasilitas yang didapat adalah sebagai berikut:

Harga Sewa : Rp 300.000 per malam (kapasitas 6-8 orang)
Tarif parkir : Rp 2.000 per kendaraan.
*Tidak ada HTM sehingga jika kita ingin mengunjungi tempat ini untuk sekedar dokumentasi hanya dikenakan biaya tarif parkir kendaraan.

Rumah Pohon Taman Dayu yang tersedia di sini belum begitu banyaj namun sensasi yang kita dapatkan disini mungkin bisa lebih banyak dari yang kita harapkan. Jadi jangan ragu untuk menginap ataupun mengunjungi tempat ini, karena suasana yang kita dapatkan selama perjalanan bisa anda raskan sendiri ketika datang ke tempat Rumah Pohon ini.




Kamis, 29 Desember 2016

Mengenang Bangunan Bersejarah Benteng Pendem Van Den Bosch

Banyaknya bermunculan tempat-tempat wisata baru yang hits akhir-akhir ini, kita tidak boleh serta merta melupakan sejarah-sejarah yang pernah terjadi di negeri yang kita cintai. Keindahan-keindahan alam indonesian yang begitu luas dengan berbagai keberagamannya ini juga memiliki berbagai keindahan peninggalan-peninggalan sejarah yang masih bisa kita temui hingga sekarang. Untuk itu apabila kita lagi mengunjungi suatu daerah sempatkanlah juga untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di daerah tersebut karena dengan begitu kita bisa belajar dan semakin mengetahui tentang sejarah bangsa ini.

Berbagai peninggalan sejarah tersebut tersebar di beberapa tempat dan untuk kali ini yang akan saya eksplor berada di Kabupaten Ngawi. Di Kabupaten Ngawi terdapat salah satu bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh peninggalan Belanda yang terkenal dengan nama Benteng Pendem atau Benteng Van Den Bosch.

Benteng pendem van den bosch kabupaten ngawi
Benteng Pendem Van Den Bosch 
Benteng van den bosch sangat terkenal di daerah Ngawi dan lokasinya juga sangat mudah untuk dijangkau karena berdekatan dengan alun-alun kota ngawi.


Lokasi Benteng Pendem Van Den Bosch terletak di Pelem Kecamatan Ngawi Kab. Ngawi dan berjarak sekitar 1 km dari pusat kota. Bisa juga mengakses lokasinya via google maps seperti diatas dan bisa dijadikan alternatif sebagai petunjuk jalan.

Moment eksplor Benteng Pendem Van Den Bosch ketika saat itu bukan tanpa disengaja tetapi dikarenakan bertepatan dengan acara undangan pernikahan teman kuliah. Rencana utama memang untung menghadiri undangan teman di Ngawi dan sekalian memanfaatkan waktu untuk keliling Kabupaten Ngawi.

Keberangkatan ke Kabupaten Ngawi di awali dengan start dari Kab. Mojokerto dengan jalur yang melalui Kab. Jombang - Nganjuk - Saradan dan Ngawi. Perjalanan dilakukan malam hari karena perkiraan pada pagi hari sudah sampai di Kab. Ngawi. Namun selama perjalanan akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat sebelum memasuki hutan di area Saradan karena pada waktu itu sudah tengah malam untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan dan menjaga stamina tetap terjaga.

Waktu subuh tiba kamipun melajutkan perjalanan dan akhirnya sampai di Kab. Ngawi pada pagi hari. Sampai di sana keliling-keliling terlebih dahulu dan tentunya mengisi perut yang sudah mulai teriak-teriak dari tadi malam sambil menunggu bukanya Benteng Van Den Bosch.

Benteng pendem van den bosch kabupqten ngawi
Pintu masuk Benteng Pendem Van Den Bosch
Singkat cerita akhirnya tiba waktunya masuk ke area Beteng Pendem Van Den Bosch dan selfie terlebih dahulu di depan pintu masuk benteng.

Memasuki area utama benteng terlihat disekeliling bangunan masih berdiri kokoh dan arsitektur yang masih terjaga denga baik, namun sagat disayangkan di area bangunan dijadikan untuk berjualan makanan dan minuman sehingga mengurangi kesan dari keutuhan bangunan itu sendiri. Jadi kita harus pandai-pandai mencari view yang pas agar mendapatkan hasil jepretan yang diinginkan.

Benteng pendem van den bosch kabupaten ngawi
Benteng Pendem Van Den Bosch "motor ikutan narsis"
Benteng pendem van den bosch kabupaten ngawi
Benteng Pendem Van Den Bosch "belajar terbang"
Selain itu di Benteng Pendem Van Den Bosch terdapat salah satu view yang paling dicari-cari yaitu tempat dimana terdapat sisi bangunan yang menyatu dengan pohon sehingga seakan-akan pphon tersebut terlihat mencekram bangunan.

Benteng pendem van den bosch kabupaten ngawi
Benteng Pendem Van Den Bosch "menunggu siang"
Benteng pendem van den bosch kabupaten ngawi
Benteng Pendem Van Den Bosch "masih menunggu siang"
Keberadaan Benteng Pendem ini memang sangat sangat strategis di sudut pertemuan antara dua sungai yaitu sungai bengawan solo dan sungai madiun. Disamping itu area dari Benteng Van Den Bosch sangat rendah dari tempat sekelilingnya sehingga dari kejauhan tidak terlihat. Dan dikarena posisinya yang begitu rendah sehingga masyarakat sekitar menyebutnya sebagai benteng pendem atau dalam bahasa indonesia yang memiliki arti terpendam.

  1. Melihat bangunan Benteng Pendem Van Den Bosch dan segala kenangan yang melekat padanya mengingatkan kita betapa besarnya perjuangan para pendahulu kita untuk menaklukkan para penjajah. Dan dengan mengenang dan tetap melestarikan bangunan bersejarah Benteng Pendem Van Den Bosch setidaknya kota bisa mengetahui sedikit banyak tentang bukti sejarah dari bangsa ini.

Jumat, 23 Desember 2016

Sekilas Merasakan Keindahan Bendungan Wonorejo Kabupaten Tulungagung

Melalui perjalanan yang tidak sengaja ketika travelling dari Kab. Gresik ke Kota Wisata di Kabupaten Trenggalek. Diperjalanan saat memasuki Kabupaten Tulungagung terdapat petunjuk arah ke suatu tempat wisata dan berada dimana-mana. Petunjuk arah itu ke tempat wisata yang bernama bendungan wonorejo. Banyaknya petunjuk semakin menambah rasa penasaran dan dalam hati berbicara untuk segera mengeksplor bendungan wonorejo. Dikarenakan waktu sudah malam maka perjalanan dilanjutkan lagi untuk ke Kabupaten Trenggalek dan selesai eksplor disana baru arah pulangnya mampir ke bendungan ini.

Dalam perjalanan pulang dari Trenggalek, perjalanan kembali melewati Kabupaten Tulungagung, seperti biasanya perjalanan tetap mengandalkan GPS dengan tujuan bendungan wonorejo. Selama perjalanan kami mencari tau tentang tempat wisata ini. Sekilas tempat wisata Bendungan Wonorejo memang tidak sepopuler tempat wisata lainnya khususnya wisata di daerah pesisir Kabupaten Tulungagung. Bendungan ini bukanlah tempat wisata baru yang ada di Kabupaten Tulungagung namun keindahannya tetap menarik, hal ini terlihat dari banyaknya orang yang melintas selama perjalanan.

Luasnya area persawahan dan perbukitan kecil dengan hawa yang sejuk  dan jalan yang berkelok-kelok serta berupa turunan dan tanjakan menyambut siapa saja yang mengarah ke Bendungan Wonorejo. Dengan perjalanan yang lumayan lama akhirnya sampai juga di pintu masuk Bendungan Wonorejo. Memasuki area bendungan ternyata memang begitu besar seperti sebuah danau. Dari berbagai info Bendungan Wonorejo merupakan bendungan yang sangat luas dengan debit kurang lebih 15000 m3 perdetik.

Bendungan wonorejo kabupaten tulungagung
Bendungan Wonorejo Kab. Tulungagung
Ternyata bendungan wonorejo ini banyak banget pengunjungnya. Dan disana kebanyakan pengunjung didominasi kalangan anak muda. Ada yang sekedar refresing ataupun hunting view landscape pegunungan hijau yang mengelilingi setiap sudut bendungan.

Di area utama banyak juga pengunjung yang jalan-jalan serta foto sana sini. Begitu banyaknya pengunjung kita harus pandai-pandai mengatur waktu dan memanfatkan situasi agar mendapatkan view yang kita harapkan.

Bendungan wonorejo kabupaten tulungagung
Bendungan Wonorejo Kab. Tulungagung
Bendungan Wonorejo Kab. Tulungagung

Oh iya untuk alamatnya sendiri bendungan wonorejo berada di Desa Wonorejo Kecamatan Pagerwojo dan berjarak sekitar 12 Km dari pusat kota Tulungagung. Jadi kalau kalian singgah di Tulungagung sempatkan eksplor tampat ini walaupun hanya sekilas.

Bendungan wonorejo kabupaten tulungagung
Bendungan Wonorejo Kab. Tulungagung
Bendungan wonorejo kabupaten tulungagung
Bendungan Wonorejo Kab. Tulungagung

Selain area utama bendungan kalian juga bisa eksplor sekitar bendungan untuk menikmati setiap sudut keindahan yang ditawarkan di tempat ini.

Sebenarnya waktu itu masih ingin berlama-lama di lokasi bendungan, namun dikarenakan waktu yang sangat terbatas maka cukup dengan sekilas dokumentasi keindahan bendungan langsung melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah.