Kamis, 12 Mei 2016

Cara Reservasi ke Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna yang masih sangat terjaga kebersihan dan keasriannya ini semakin hari semakin banyak orang yang ingin mengunjungi tempat wisata satu ini. Dikarenakan Pantai Tiga Warna terletak di kawasan konservasi maka tidak sembarangan orang dapat mengunjungi tempat ini. Berbagai syarat dan prosedur yang telah ditentukan oleh pihak pangelola harus dijalankan sepenuhnya oleh para pengunjung.

Pantai tiga warna
Pantai Tiga Warna
Salah satu prosedurnya adalah melakukan reservasi terlebih dahulu untuk mengetahui jadwal kunjungan yang masih tersedia. Hal ini disebabkan karena setiap harinya dibatasi 100 orang pengunjung, jadi kita harus melakukan reservasi jauh-jauh hari agar bisa booking jadwal yang diharapkan.
Adapun beberapa tahapnya yang bisa kalian lakukan :
  • Untuk bisa reservasi kuota max 10 orang setiap kali pemberangkatan
  • Tentukan jadwal pemberangkatan
  • Pastikan tersedia tidaknya kuota dengan menghubungi nomer berikut:
         0821-3267-7713  (SMS ONLY pada jam kerja)
         0812-3333-9889 (CALL pada jam kerja)
  • Format booking 
         Ketik : Nama_Tanggal_No HP_ Jam Tiba dilokasi_Jumlah Anggota
         Contoh : April_09/10/2016_085767885xxx_09:00_10
  • Setelah itu kita akan mendapatkan Kode Booking
  • Dan Kode inilah yang akan kita tunjukkan ketika sampai di lokasi.
Cukup mudah kan cara reservasi ke Pantai Tiga Warna. Tetapi jika kalian hanya ingin mengunjungi Pantai Clungup dan Pantai Gatra tidak perlu melakukan reservasi karena kedua tempat ini tidak ada batasan kuota.

Pantai tiga warna
Pantai Tiga Warna
Sebagai catatan tambahan yang harus diketahui bahwa setiap rombongan akan didampingi satu orang pemandu dan setiap barang bawaan kita akan didata. Untuk setiap item barang yang tidak sesuai dengan data sebelumnya akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000.

Lihat juga: 5 Lokasi Camping Recommended di Pesisir Malang


Minggu, 08 Mei 2016

Pesona Pantai Savana di Kawasan Clungup Mangrove Conservation Malang

Deratan pesona pantai-pantai di Kabupaten Malang yang begitu indah dan alami akhir-akhir ini mulai bermunculan dan menjadi tujuan wisata yang patut untuk kita kunjungi. Diantara sekian banyaknya pantai yang ada di Kabupaten Malang salah satunya adalah pantai yang diberi nama Pantai Savana. Pantai yang masih sangat alami dan terjaga keasriannya ini terletak di kawasan Clungup Mangrove Conservation.

Pantai savana malang
Pantai Savana
Untuk menuju ke Pantai Savana kita harus melakukan reservasi terlebih dahulu, karena pantai ini termasuk dalam paket wisata jika berkunjung ke Pantai Tiga Warna. Pantai Savana berada di kawasan Clungup Mangrove Conservation yang terletak di Desa Sitiarjo Kecamatan sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Akses menuju ke kawasan konservasi ini cukup mudah karena berada tidak jauh dari jalur lintas selatan Malang. Walaupun kelihatannya akses jalan yang begitu memadai, ketika memasuki pemukiman warga kita akan melanjutkan perjalanan berbatu yang hanya bisa dilalui oleh satu kerdaraan roda dua. Jadi seandainya kalau berpapasan dengan pengendara lain lain kita harus berhenti terlebih dahulu dikarena jalur yang tidak sempit.

Sesampainya di pintu masuk kawasan Clungup Mangrove Conservation semua pengunjung diwajibkan untuk mendaftarkan semua barang bawaannya ke pihak pengelola Bhakti Alam Sendang Biru. Semua barang bawaan didata dan setiap barang bawaan akan dikenakan denda sebesar Rp100.000 per item jika terdapat kekurangan antara barang yang dibawa dengan barang yang dibawa pulang kembali. Hal ini dilakukan agar kelestarian alam disana tetap terjaga.

Pantai Savana merupakan paket wisata untuk menuju ke Pantai Tiga Warna. Sebelum menuju ke Pantai Savana, kita terlebih dahulu akan tracking dengan naik turun bukit ke beberapa lainnya yaitu Pantai Clungup dan Pantai Gatra. 

Pantai savana malang
Tracking sebelum sampai di Pantai Savana
Tidak butuh waktu lama untuk bisa menuju ke Pantai Savana, hanya beberapa menit menaiki bukit kita akan disuguhkan pesona Pantai Savana yang masih sangat alami ini. Berikut adalah beberapa dokumentasi dari Pantai Savana Kabupaten Malang.

Pantai savana malang
Pantai Savana
Pantai Savana
Pantai savana malang
Pantai Savana
Pesona Pantai Savana memang tidak akan mengecewakan anda jika kalian berkunjung ke sini. Untuk bisa menikmati keindahan Pantai Savana kalian harus memilih tracking full sebelum sampai di Pantai Tiga Warna. Pemilihan jalur ini sepenuhnya ditentukan oleh pengunjung dan pemandu disana akan dengan senang hati mengantatkan para pengunjung untuk menikmati keindahan-keindahan pantai dan alamnya yang sangat asri .

Sabtu, 30 April 2016

Menyatu Dengan Alam di Pantai Kondang Merak Malang

Pantai Kondang Merak, pantai pesisir selatan Kabupaten Malang ini merupakan pantai yang pertama kali saya datangi dari sekian banyak pantai yang ada disana. Pantai yang berada di Desa Sumberbening Kecamatan Bantur Kabupaten Malang tergolong masih sangat alami. Namun sebelum mengeksplor lebih jauh, postingan kali ini akan menceritakan keindahan dari Pantai Kondang Merak ketika pagi, sore dan malam hari tentunya.

Sebelum memulai perjalanan, kami sempatkan dulu untuk mendokumentasikannya atau bahasa kekiniannya selfie dulu :D

Pantai kondang merak
Persiapan menuju Kondang Merak
Dengan perlengkapan camp yang sudah dibawa maka kami memulai perjalanan. Selama perjalanan sebelum sampai di kawasan wisata, ternyata perjalanan menjadi cukup melelahkan menerobos panasnya terik matahari dan dinginnya hujan yang menyelimuti Kota Malang, sampailah saya dan teman-teman di jalan yang begitu jauh dari lokasi wisata pantai malang perjalanan menjadi agak berat. Banyaknya wisatawan yang ingin menikmati liburan di pesisir pantai selatan menjadikan jalanan sangat padat, maklum karena pada waktu itu bertepatan dengan libur panjang akhir tahun.

Perjuangan yang sangat menguras tenaga dan fikiran ketika menerobos kemacetan ternyata mulai menghilang sedikit demi sedikit ketika memasuki daerah hutan ke arah wisata Pantai Kondang Merak. Di jalur ini berganti menjadi perjalanan yang agak menantang karena melewati jalanan berbatu dengan dikelilingi hutan lebat disekitarnya.

Pantai kondang merak
Jalur Kondang Merak
Dengan menempuh jalan yang berbatu sepanjang kurang lebih 2 Km tibalah kita di pintu gerbang masuk kawasan wisata Pantai Kondang Merak.

Pantai kondang merak
Pintu Masuk Pantai Kondang Merak
Memasuki gerbang ini kita sudah merasakan sejuknya angin laut dan gemuruhnya suara ombak khas pantai selatan. Kawasan wisata Pantai Kondang Merak ini memiliki tuga pantai yaitu Pantai Banyu Meneng, Pantai Selok dan Kondang Merak itu sendiri. Untuk memasuki tempat ini kita dikenakan biaya sekitar Rp 5.000 dan Rp 10.000 biaya untuk menginap atau ngecamp di pantai ini.

Dengan suasana yang semakin gelap, maka kami segera mendirikan tenda agar nantinya bisa menikmati sunset lebih lama dan tentunya tanpa terganggu aktivitas lainnya.

Pantai kondang merak
Sunset Pantai Kondang Merak
Suasana yang begitu tenang dengan ditemani angin yang semilir-semilir seakan mengantarkan kita untuk menikmati alam sesungguhnya. Seakan kita dan alam tidak ada sekat lagi, menyatu dan merasakan ketenangan damai yang diberikan oleh alam. Suasana seperti inilah yang menjadi energi positif dipenatnya kesibukan rutinitas sehari-hari.

Malampun semakin larut, aktivitas kita setelah menikmati indahnya sunset berlanjut ke edisi masak memasak dengan lauk seadanya tentunya.

Pantai kondnag merak
Pamtai Kondang Merak
Dengan perut yang sudah terisi dan lelahnya tubuh setelah menempuh perjalanan yang berliku-liku tantangnya akhirnya menuntun kami untuk beristirahat di tengah lautan pasir dengan beratapkan bintang-bintang. Pokoknya pada waktu itu sangat puitis banget jika disampaikan dengan kata-kata.

Singkat cerita pagipun mulai membangunkan kami semua di tidur nyenyakku dan berbegas untuk melihat, merasakan, menikmati, indahnya sunrise di Pantai Kondang Merak.

Pantai kondang merak
Sunrise Pantai Kondang Merak
Sunrise Pantai Kondang Merak
Segarnya tubuh dan fikiran di pagi hari menyatu alam menjadi penutup perjalanan kami kali ini di Pantai Kondang Merak. Sebagai bonusnya saya akan menambahkan hasil dokumentasi travelling di tempat ini sebelumnya.

Pantai kondang merak
Pantai Kondang Merak
Pantai kondang merak
Pantai Kondang Merak
Pantai kondang merak
Pantai Kondang Merak


Sabtu, 16 April 2016

Pantai Selok Pesona Pesisir Malang

Pesona pantai di pesisir laut selatan tidak akan habis dari waktu ke waktu karena tempat-tempat baru terus bermunculan. Pantai yang masih alami dengan keindahan yang dimiliki kini tersebar di berbagai pesisir pantai di daerah Malang selatan. Salah satunya yang sempat saya eksplor adalah Pantai Selok yang berada satu kawasan dengan wisata Pantai Kondang Merak.

Pantai Selok
Pantai Selok
Berada di Desa Sumberbening Kec. Bantur Kab. Malang, Pantai Selok menjadi alternatif tujuan wisata di Makang. Untuk menemukan tempat indah ini tidak begitu sulit, dengan mengikuti jalur arah ke Pantai Balekambang kita akan menemui sebuah perempatan yang mengarah ke beberapa kawasan wisata pantai diantaranya adalah Pantai Balekambang, Pantai Ngandep dan Pantai Kondang Merak. Setelah sampai di perempatan ini lanjutkan perjalanan ke arah Pantai Kondang Merak. Tetapi ketika melewati jalan ini janganlah heran karena kondisi jalanan yang tidak begitu bagus. Pada waktu saya travelling kesana memang sangat tidak bersahabat. Melewati jalan ini seakan kita menyusuri membelah lebatnya hutan dengan ditemani suara-suara fauna penghuni hutan.
Perjalanan sepanjang sekitar 2 Km menyusuri hutan menjadi pengalaman yang cukup menantang tetapi semuanya berubah menjadi rasa kagum akan keindahan pesona pantai yang ada dibalik lebatnya hutan. Pantai Kondang Merak menjadi pantai pertama yang menyambut kedatangan kita. Di dalam kawasan ini ternyata terdapat tiga tempat wisata pantai, yaitu Pantai Banyu Meneng, Pantai Selok dan Pantai Kondang Merak itu sendiri.

Pantai selok
Jalan Menuju Pantai Selok
Dengan melaui jalan yang dipenuhi pepohan dan menyusuri bibir pantai. Perjalanan dilanjutkan dengan menaiki beberapa batuan karang tibalah saya di pantai terjauh di kawasan ini yaitu Pantai Selok. Pantai yang memiliki katakteristik ombak yang paling besar dari ketiga pantai itu ternyata paling sepi pengunjungnya tetapi menurut saya tempat inilah yang memiliki pesona tersendiri.

Pantai selok
Pantai Selok
Pantai selok
Pantai Selok
Pantai selok
Pantai Selok
Pantai selok
Pantai Selok
Pesona Pantai Selok ternyata membuat semua orang terus ingin mengunjungi tempat ini, termasuk saya sendiri. Dikarenakan pengalaman trip saya kesini, banyak teman yang ingin mengekslpor Pantai Selok. Perjalanan kedua saya ke kawasan Pantai Kondang Merak bersama dengan dua teman saya. Pada waktu itu bertepatan dengan suasana sunset yang semakin menambah keindahan dari Pantai Selok.

Pantai selok
Pantai Selok
Pantai selok
Pantai Selok
Pantai selok
Pantai Selok

Pantai Selok memang menjadi pelengkap wisata-wisata di pesisir selatan Kabupaten Malang. Jika kalian mengunjungi kabupaten Malang sempatkanlah mendatanginya dan melihat pesona alam pantai yang masih alami dan sangat beragam keindahannya

Selasa, 29 Maret 2016

Indahnya Hamparan Lampion di Pagoda Vihara Puri Tri Agung Sungailiat Bangka Belitung

By Rina IP
Masih di daerah Bangka Belitung, sebagai kelanjutan dari perjalanan travelling saya saat mengeksplor daerah wisata disana. Kali ini teman saya menshare sebuah tempat ibadah yaitu Vihara Puri Tri Agung yang berada di Kota Sungailiat Kab. Bangka Provinsi Bangka Belitung. Untuk lebih jelasnya kita langsung saja mengikuti perjalanannya.

Hallo... kunjungan ke Pagoda Vihara Puri Tri Agung ini merupakan travelling saya sebelum ke Pantai Parai Tenggiri. Pengalaman travelling sebagai gambaran betapa indahnya bangunan ini beserta lampionnya yang bertebaran di beberapa sudut di Vihara Puri Tri Agung.
Pagoda vihara puri tri agung
Pagoda Vihara Puri Tri Agung
Seperti kuli-kuil pada umumnya, Pagoda ini sangat didominasi dengan warna merah serta ornamen-ornamen khas cina. Tempat ini juga memiliki view yang sangat indah dengan dikelilingi pantai berpadu hamparan lautan pasir.

Pagoda Vihara Puri Tri Agung
Pagoda Vihara Puri Tri Agung
Pagoda Vihara Puri Tri Agung
Pagoda Vihara Puri Tri Agung
Cakep banget pokoknya tempat ini, jika kalian ke Belitung sempatkanlah mampir kesini. Sumpah kalian tidak ada rugi karena viewnya baguuss banget. Waktu yang aku saranin jika kalian kesini mendingan waktu pagi hari ataupun sore hari. Tempat-tempat seperti memang tidak begitu banyak, untuk itu datanglah ke Belitung.

Sabtu, 26 Maret 2016

Pesona Gunung Kelud yang Tak Pernah Habis

Pesona Gunung Kelud memang tidak pernah habis walaupun tahun lalu gunung ini sempat meletus dengan hempasan abu vulkanik yang sangat dahsyat hingga dampaknya sampai ke daerah Jawa Tengah bahkan Jawa Barat. Beberapa waktupun berlalu dan kini kawasan wisata Gunung Kelud telah dibuka kembali.

Gunung kelud
Gunung Kelud
Keinginan saya untuk mengunjungi tempat sudah sejak lama, namun baru tahun ini terlaksana. Dari berbagai informasi yang saya himpun ternyata untuk sampai ke puncak kelud memerlukan usaha ekstra. Kita terlebih dahulu diharuskan untuk tracking jalan kaki agar bisa sampai ke kawah kelud. Setelah informasi didapat dan haripun sudah ditentukan maka pada hari sabtu pagi saya berangkat dengan berbekal GPS sebagai penunjuk arahnya. Maklum soalnya baru pertama kali kesana.

Baca Juga:

Gunung Kelud
Gunung kelud
Gunung Kelud
Gunung kelud
Gunung Kelud
Rute yang ditentukan oleh GPS ternyata melalui beberapa daerah. Dimulai dari arah tempat tinggal saya di Kabupaten Gresik dan berlanjut ke arah Mojokerto - Jombang - Pare - Gunung Kelud.

Sesampainya di daerah Kediri ternyata jalur yang direkomendasikan diharuskan melewati daerah perkebunan tebu. Waktu itupun sayapun beralih ke jalur resmi yang sudah ada sebagai petunjuk jalan ke arah Gunung Kelud. Apabila kita ragu akan jalan yang kita lalui, kita bisa menanyakan arahnya ke masyarakat setempat.

Haripun semakin siang namun matahari yang tertutup oleh awan menjadikan perjalanan saya lebih menyenangkan dan tak terasa sudah memasuki daerah pegunungan. Dengan ditemani hijaunya perkebunan buah nanas milik warga dan ditambah sejuknya hawa khas daerah pegunungan tibalah saya di pintu masuk kawasan wisata Gunung Kelud.

Pintu Masuk Kawasan Wisata Gunung Kelud
Memasuki kawasan wisata ini pengunjung dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 6.000 dan melanjutkan perjalanan menyusuri jalan yang naik turun. Setelah menempuh jarak sekitar 4 Km sampailah di Pos pemberhentian terakhir. Disini perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki mengikuti jalan yang terus menanjak hingga sampai ke kawah Gunung Kelud.

Gunung kelud
Gunung Kelud

Gunung kelud
Gunung Kelud
Masyarakat sekitar mulai bercocok tanam dan kawasan Gunung Kelud yang dulunya tertutup abu sudah menampakkan pesonanya. Tidak begitu saja, view-view yang begitu indah seakan kita berada di negeri atas awan.

Gunung kelud
Gunung Kelud

Gunung Kelud yang begitu gagahnya tidak akan pernah kehilangan pesonanya selama kita menghargai juga. Sebagai pengunjung saya sedikit kecewa karena melihat masih banyaknya sampah-sampah disana sini. Termasuk apa yang saya temukan ini.

Tolong Jangan Ditiru
Kita boleh membagi apa yang kita alami ataupun menunjukkan sesuatu kepada seseorang bahwa kita pernah kesini, NAMUN jangan sampai meninggalkan apapun disana.

Tetaplah menjadi SMART TRAVELLER

JANGAN MENINGGALKAN APAPUN SELAIN JEJAK
JANGAN MENGAMBIL APAPUN SELAIN FOTO
JANGAN MEMBAKAR APAPUN SELAIN SEMANGAT

Hargailah, Sayangilah, dan Jagalah alam kita

Selasa, 22 Maret 2016

Menguji Mysterious Road di Jalur Gunung Kelud Kediri

Awalnya pengetahuan saya tentang Mysterious Road ini hanya dari media televisi dan media-media lainnya. Dari informasi yang saya dapat jalan ini memang tidak masuk dalam logika kita. Bagaimana tidak, dengan jalur yang menanjak kita bisa tertarik seperti halnya jalur menurun. Banyak sudah pembuktian dilakukan tetapi tidak sedikit juga yang masih penasaran dengan kebenaran dari jalan ini.

Mysterious Road yang ada di Jalur Gunung Kelud memiliki daya tarik sendiri bagi setiap pengendara yang melintasinya, tidak terkecuali saya sendiri. Travelling saya menuju puncak Gunung Kelud yang saat itu tidak mengetahui rutenya sama sekali ternyata berhasil juga menuju ke Gunung Kelud dan melewati sebuah jalan yang diberi tanda Zebra Cross dan diberi nama Mysterious Road. Selama ini tidak pernah terlintas bahwa saya akan melewati jalan ini. Karena rencana awal saya adalah menuju ke Gunung Kelud. Jadi penemuan yang tidak sengaja jalur ini merupakan bonus tambahan.

Pada travelling waktu menuju Gunung Kelud saya belum sempat untuk menguji keanehan dari Mysterious Road ini karenakan menejar waktu yang sudah beranjak siang. Untuk pengujiannya sendiri saya lakukan pada waktu selesai travelling dari Gunung Kelud. Bersamaan dengan arah menuju jalan pulang barulah saya memulai pengujian atas kebenaran dari Mysterious Road ini.

Pengujian pertama dengan menyalakan mesin motor tanpa ditarik tuas gasnya.

Mysterious Road

Ternyata dengan jalur menanjak kita seakan-akan tertarik keatas. Dan spontan membuat saya tertawa lepas karena ini memang benar-benar terjadi. Keanehan yang saya alami bercampur aduk antara gembira dan bertanya-tanya apkah ini emang sebuah kebetulan atau tidak? Untuk itu saya menginginkan mencoba mengujinya sekali lagi.

Pengujian kedua dengan keadaan mesin mati.

Mysterious Road

Dan apa yang terjadi? kondisi yang pertama tadi tidak berubah. Kita tetap tertarik seperti ketika kita melewati jalur turunan. Padahal pada jalur Mysterious Road adalah kondisi sebaliknya.

Mysterious road
Mysterious Road
Jalur jalan yang hanya sepanjang 100 meter ini memang sangat berbeda dari semua jalur yang ada di kawasan Gunung Kelud. Percaya atau tidak tetapi saya sudah membuktikannya sendiri. Dan jika kalian masih penasaran dengan jalur ini, sempatkanlah untuk mencoba menguji kebenarannya jika travelling menuju kawasan wisata Gunung Kelud di Kabupaten Kediri.